Mau liburan ke Jepang tapi bingung harus ngisi apa sebelum berangkat? Salah satu yang wajib kamu siapkan adalah Visit Japan Web (VJW) — platform online resmi dari pemerintah Jepang untuk mengurus imigrasi dan bea cukai sebelum kamu menginjakkan kaki di bandara.

Banyak WNI yang melewatkan ini dan akhirnya harus antre isi formulir manual di bandara. Dengan VJW, prosesnya selesai dari rumah — dan saat tiba, kamu tinggal tunjukkan satu QR code.

Panduan ini ditulis khusus untuk Warga Negara Indonesia (WNI), mencakup setiap langkah dari awal hingga QR code siap ditunjukkan di bandara Jepang.

Apa Itu Visit Japan Web (VJW)?

Visit Japan Web adalah layanan web resmi dari Digital Agency Pemerintah Jepang yang memungkinkan wisatawan asing melakukan pra-registrasi sebelum tiba di Jepang. Ada dua URL yang perlu kamu tahu:

  • Halaman informasi resmi: services.digital.go.jp/en/visit-japan-web/

  • Aplikasi pengisian langsung: vjw-lp.digital.go.jp/en/ ← gunakan ini untuk mulai mengisi

Melalui VJW, kamu bisa:

  • Mengisi data paspor dan data diri

  • Mendaftarkan rencana perjalanan (jadwal kedatangan, penerbangan, akomodasi)

  • Mengisi Disembarkation Card (kartu pendaratan untuk imigrasi)

  • Mengisi Customs Declaration (deklarasi bea cukai)

  • Mendapatkan satu QR code untuk proses imigrasi dan bea cukai

Apakah VJW Wajib untuk WNI?

Tidak wajib, tapi sangat direkomendasikan.

Jika kamu tidak mengisi VJW sebelum berangkat, kamu tetap bisa masuk Jepang — tapi harus mengisi formulir imigrasi secara manual di bandara atau di pesawat, yang memakan waktu lebih lama dan berisiko salah isi karena terburu-buru.

Satu catatan penting: VJW tidak menggantikan visa. Bagi WNI yang belum memiliki e-paspor dan belum terdaftar visa waiver, visa Jepang tetap harus diurus terlebih dahulu melalui jalur resmi.

Belum yakin apakah kamu sudah memenuhi syarat untuk visa Jepang? Cek Kelayakan Visa kamu di WePose Travel → Prosesnya cepat dan gratis.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengisi VJW?

Siapkan dokumen dan informasi berikut sebelum mulai mengisi:

  • Paspor yang masih berlaku — meskipun Jepang hanya mensyaratkan paspor berlaku selama masa tinggal, imigrasi Indonesia dan sebagian besar maskapai akan mencegat kamu jika paspor kurang dari 6 bulan saat check-in. Aman-amannya, pastikan paspor masih berlaku minimal 6 bulan dari tanggal kedatangan.

  • Visa Jepang yang sudah disetujui (atau dokumen visa waiver jika menggunakan e-paspor)

  • Nomor penerbangan dan tanggal kedatangan

  • Alamat hotel atau penginapan pertama di Jepang

  • Alamat email aktif (untuk membuat akun VJW)

  • Perangkat dengan koneksi internet stabil (bisa dari HP atau laptop)

Tips: simpan foto/scan paspor di galeri HP sebelum mulai mengisi — ini akan mempercepat proses.

Panduan Langkah demi Langkah Mengisi Visit Japan Web

Langkah 1: Buat Akun Visit Japan Web

  1. Buka browser dan kunjungi langsung aplikasi VJW di vjw-lp.digital.go.jp/en/

  2. Klik "Sign Up" atau "Create an Account"

  3. Masukkan alamat email aktif dan buat password

  4. Verifikasi email kamu — cek kotak masuk, klik link konfirmasi yang dikirim VJW

  5. Login menggunakan email dan password yang sudah dibuat

Gunakan email yang kamu akses dengan mudah selama perjalanan. Email ini juga akan dipakai jika kamu perlu login ulang.

Langkah 2: Isi Data Diri (Personal Information)

Setelah login, kamu akan diminta mengisi data dasar:

  • Nama lengkap sesuai paspor (pastikan ejaan sama persis)

  • Tanggal lahir

  • Kewarganegaraan → pilih Indonesia

  • Nomor paspor

  • Tanggal berlaku paspor

  • Negara asal dan kota tempat tinggal

  • Pekerjaan (opsional, tapi disarankan diisi)

⚠️ Periksa ulang nomor paspor dan tanggal kedaluwarsa. Kesalahan kecil di sini bisa menyebabkan masalah di imigrasi.

Langkah 3: Daftarkan Rencana Perjalanan (Planned Entry)

Dari halaman utama, pilih "Register New Planned Entry/Return", lalu isi:

  • Tanggal kedatangan di Jepang

  • Nama maskapai dan nomor penerbangan

  • Bandara kedatangan (misal: Narita, Haneda, Kansai, dll.)

  • Alamat penginapan pertama di Jepang (nama hotel + alamat lengkap)

Ada tiga cara mengisi rencana perjalanan:

  • Isi manual — masukkan semua data satu per satu

  • Ambil dari data sebelumnya — jika sudah pernah ke Jepang dan data tersimpan di akun VJW

  • Ambil dari data visa — jika kamu mengajukan visa online, data bisa otomatis terisi

Langkah 4: Isi Data Imigrasi (Disembarkation Card)

Pilih menu "Immigration Clearance and Customs Declaration", lalu isi:

  • Tujuan kunjungan → pilih "Tourism" untuk wisata

  • Lama tinggal yang direncanakan (jumlah hari)

  • Alamat di negara asal (Indonesia)

  • Deklarasi — pertanyaan standar imigrasi seperti apakah pernah dideportasi dari Jepang, apakah memiliki catatan kriminal, dll. — jawab dengan jujur

Sebagian besar informasi akan terisi otomatis dari data yang sudah kamu masukkan di langkah sebelumnya.

Langkah 5: Isi Deklarasi Bea Cukai (Customs Declaration)

Bagian ini menanyakan barang bawaan yang kamu bawa masuk ke Jepang:

  • Apakah membawa uang tunai atau instrumen moneter melebihi 1 juta yen?

  • Apakah membawa produk hewani atau tumbuhan?

  • Apakah membawa barang dagangan atau oleh-oleh dalam jumlah besar?

  • Apakah membawa narkoba, senjata, atau barang terlarang?

Untuk turis biasa yang membawa barang pribadi wajar, semua jawaban umumnya "Tidak". Jawab dengan jujur — petugas bea cukai Jepang cukup ketat.

Langkah 6: Submit dan Simpan QR Code

Setelah semua bagian diisi dan dicek ulang, klik Submit.

Sistem akan menerbitkan satu QR code — ini adalah QR tunggal yang kamu gunakan untuk kedua titik kontrol: imigrasi dan bea cukai. Tidak ada QR terpisah untuk masing-masing.

Yang harus kamu lakukan sekarang:

  • Screenshot QR code dan simpan di galeri HP

  • Jangan hanya simpan di aplikasi — akses internet di bandara asing tidak selalu stabil

  • Kalau bisa, cetak QR sebagai cadangan jika HP bermasalah atau kehabisan baterai

⚠️ Perhatian untuk yang bepergian bersama keluarga: Satu akun VJW bisa mendaftarkan anggota keluarga (pendamping), tetapi sistem akan menerbitkan QR code yang berbeda untuk setiap orang. Satu QR tidak bisa dipakai beramai-ramai. Pastikan kamu menyimpan QR masing-masing anggota keluarga secara terpisah sebelum berangkat.

Cara Menggunakan QR Code di Bandara Jepang

Begini alur yang akan kamu lalui setibanya di bandara:

  1. Mendarat → ikuti petunjuk menuju area imigrasi

  2. Joint Kiosk (Narita, Haneda, Kansai, Fukuoka, Sapporo, Nagoya) → scan paspor + QR VJW di satu mesin, proses imigrasi dan bea cukai selesai sekaligus. Tidak perlu berhenti di dua loket terpisah.

  3. Bandara lain → imigrasi dulu (tunjukkan QR + paspor), ambil bagasi, lalu bea cukai (scan QR yang sama di mesin deklarasi elektronik atau loket manual)

  4. Selesai — kamu resmi masuk Jepang 🎉

Jika scan paspor di kiosk tidak berhasil langsung, coba beberapa kali atau minta bantuan petugas. WNI sesekali mengalami ini tapi biasanya cepat diatasi.

Kapan Sebaiknya Mengisi VJW?

Isi VJW dalam rentang H-14 hingga H-1 sebelum keberangkatan.

  • Jangan terlalu mepet (H-0 di bandara berisiko terburu-buru)

  • Jangan terlalu jauh dari keberangkatan jika ada detail perjalanan yang belum pasti

  • Waktu ideal: 3–5 hari sebelum terbang, setelah semua data perjalanan pasti

Tips Penting Agar Proses VJW Lancar

  • Gunakan jaringan internet stabil — hindari Wi-Fi publik yang tidak aman saat mengisi data pribadi

  • Cek masa berlaku paspor — pastikan minimal 6 bulan dari tanggal kedatangan agar tidak dicegat maskapai atau imigrasi Indonesia

  • Nama di VJW harus identik dengan paspor — termasuk tanda hubung, spasi, urutan nama

  • Screenshot QR sebelum boarding — jangan andalkan internet di bandara Jepang untuk buka ulang VJW

  • Isi VJW menggunakan bahasa Inggris — platform tersedia dalam bahasa Inggris dan Jepang

  • Pastikan baterai HP cukup — QR harus bisa ditampilkan dari smartphone saat tiba

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Apakah Visit Japan Web gratis?
Ya, sepenuhnya gratis. Tidak ada biaya untuk mendaftar atau menggunakan VJW.

Apakah VJW bisa diakses dari HP?
Ya, bisa dari browser HP atau laptop. QR code nantinya harus ditampilkan dari smartphone atau tablet saat di bandara.

Apakah saya perlu VJW jika sudah punya visa Jepang?
VJW dan visa adalah dua hal berbeda. Visa mengizinkan kamu masuk Jepang; VJW mempercepat proses imigrasi di bandara. Keduanya independen — punya visa tetap disarankan mengisi VJW.

Bisakah satu akun VJW digunakan untuk sekeluarga?
Satu akun bisa digunakan untuk mendaftarkan anggota keluarga (pendamping), tetapi sistem akan menerbitkan QR code berbeda untuk setiap orang. Simpan semua QR code tersebut secara terpisah — satu QR tidak bisa dipakai beramai-ramai di kiosk.

Bagaimana jika saya tidak mengisi VJW sama sekali?
Kamu tetap bisa masuk Jepang, tapi harus mengisi formulir kartu kedatangan secara manual di pesawat atau di bandara. Prosesnya lebih lama dan rentan salah isi.

Bagaimana dengan tax-free shopping di Jepang?
Fitur QR Tax-Free yang pernah ada di VJW sudah hampir tidak relevan di 2026 — mayoritas toko besar sudah tidak men-scan QR VJW untuk tax-free. Tetap bawa paspor fisik saat belanja, simpan semua struk pembelian, dan klaim refund pajak di konter bea cukai bandara saat pulang (berlaku efektif penuh mulai November 2026).

Sebelum Isi VJW, Pastikan Visa Kamu Sudah Beres

VJW hanya bisa dimanfaatkan optimal jika kamu sudah memegang visa Jepang yang valid — atau terdaftar dalam program visa waiver (khusus pemegang e-paspor Indonesia).

Jika kamu belum mengurus visa, atau tidak yakin apakah dokumen kamu sudah memenuhi syarat, langkah paling aman adalah mengecek kelayakan visa lebih dulu sebelum memesan tiket atau mengisi VJW.


Sudah Siap Urus Visa Jepang?

WePose Travel membantu WNI mengecek kelayakan visa Jepang secara cepat dan transparan — tanpa tebak-tebakan dokumen, tanpa buang waktu.

Uji Kelayakan Visa Jepang Kamu Sekarang di WePose Travel

Gratis. Tidak perlu daftar dulu. Langsung tahu hasilnya.


Kesimpulan

Visit Japan Web adalah langkah persiapan yang sederhana tapi berdampak besar: antrean imigrasi lebih pendek, tidak perlu mengisi formulir di pesawat, dan kamu lebih percaya diri saat tiba di Jepang.

Urutan langkahnya: buat akun → isi data diri → daftarkan rencana perjalanan → isi imigrasi dan bea cukai → simpan QR code. Selesai.

Yang lebih penting dari VJW? Pastikan visa kamu sudah aman sebelum berangkat. Jangan sampai sudah antusias isi VJW tapi visa belum di tangan.